| gkj.lagu-gereja.com |
Download MP3 Music Khotbah GKJW 2026 Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.Minggu 7 Juni 2026 Khotbah GKJW Minggu 7 Juni 2026 - Satu Rumah, Satu Perjuangan - Bacaan 3: Matius 9:9-13, 18-26Jemaat yang dikasihi Tuhan, Ada sebuah cerita lucu. Seorang suami pulang kerja dengan wajah lesu. Begitu masuk rumah, istrinya bertanya, "Pak, kok kelihatannya capek sekali?" Suaminya menjawab, "Di kantor saya banyak masalah." Anaknya yang sedang bermain ponsel langsung menyahut, "Tenang Pak, di rumah juga banyak masalah. Jadi Bapak tidak sendirian." Ternyata yang dimaksud anak itu adalah tagihan listrik, tugas sekolah, atap bocor, dan motor yang mulai batuk-batuk. Kadang-kadang memang begitu. Kita mengira rumah adalah tempat bebas masalah. Kenyataannya, setiap rumah memiliki perjuangannya sendiri. Ada yang berjuang soal ekonomi, kesehatan, pendidikan anak, pekerjaan, bahkan ada yang sedang berjuang melawan kesepian di usia lanjut. Karena itu tema hari ini sangat indah: "Satu Rumah, Satu Perjuangan." Bukan berarti semua masalah sama, tetapi kita dipanggil untuk menghadapi perjuangan bersama-sama dalam kasih Tuhan. Yesus Memanggil Orang yang Tidak Sempurna Bacaan kita dimulai dengan kisah Matius. Matius adalah pemungut cukai. Pada zaman itu, profesi ini tidak disukai masyarakat. Kalau sekarang mungkin seperti orang yang sudah dicap buruk oleh lingkungan sehingga ketika namanya disebut orang langsung berkata, "Wah, dia itu ya..." Tetapi anehnya, Yesus justru mendatangi Matius. Yesus tidak berkata: "Kalau kamu sudah berubah dulu, baru ikut Aku." Yesus juga tidak berkata: "Kalau reputasimu sudah bagus, baru masuk kelompok-Ku." Yesus hanya berkata: "Ikutlah Aku." Dan Matius langsung bangkit mengikuti Yesus. Jemaat, kabar baiknya adalah Tuhan tidak menunggu kita sempurna baru dikasihi. Tuhan menerima kita terlebih dahulu, lalu membimbing kita menjadi lebih baik. Kadang kita merasa tidak layak. "Ah, saya terlalu banyak dosa." "Ah, saya sudah terlalu tua." "Ah, saya tidak pintar melayani." "Ah, saya bukan pengurus gereja." Tetapi Tuhan tidak melihat masa lalu kita terlebih dahulu. Tuhan melihat hati yang mau datang kepada-Nya. Karena itu gereja bukan museum orang suci. Gereja adalah rumah bagi orang-orang yang sedang belajar menjadi murid Kristus. Kalau ada orang sempurna masuk gereja, mungkin dia malah bingung karena tidak punya teman. Sebab yang hadir di gereja adalah orang-orang yang masih berjuang setiap hari. Rumah Tuhan Tidak Memilih-milih Penghuni Setelah memanggil Matius, Yesus makan bersama para pemungut cukai dan orang berdosa. Orang-orang Farisi langsung protes. Mereka heran mengapa seorang guru agama mau duduk bersama orang-orang seperti itu. Tetapi Yesus menjawab: "Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan." Artinya apa? Ternyata Tuhan lebih senang melihat kasih daripada kesombongan rohani. Kadang manusia mudah mengelompokkan orang. Yang kaya berkumpul dengan yang kaya. Yang pintar berkumpul dengan yang pintar. Yang satu marga dengan satu marga. Yang satu kelompok dengan satu kelompok. Tetapi di hadapan Tuhan, kita semua sama-sama membutuhkan anugerah. Gereja bukan klub eksklusif. Gereja adalah rumah keluarga Allah. Dalam rumah keluarga, tidak semua anggota memiliki sifat yang sama. Ada yang cerewet. Ada yang pendiam. Ada yang cepat. Ada yang lambat. Ada yang kalau rapat selalu paling pertama datang. Ada juga yang kalau rapat selalu membuat panitia belajar tentang kesabaran. Tetapi semuanya tetap keluarga. Begitu juga gereja. Kita berbeda-beda, tetapi Tuhan mempersatukan kita dalam satu rumah iman. Tuhan Peduli Pada Orang yang Sedang Berjuang Kemudian datang seorang kepala rumah ibadat. Anaknya sedang sakit keras bahkan kemudian meninggal. Bayangkan kesedihan seorang ayah. Di tengah perjalanan menuju rumah orang itu, ada seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita pendarahan. Dua belas tahun. Bukan dua belas hari. Bukan dua belas minggu. Tetapi dua belas tahun. Bertahun-tahun ia hidup dalam penderitaan. Namun perempuan itu percaya: "Kalau aku menjamah jubah Yesus saja, aku akan sembuh." Dan benar, Tuhan memulihkannya. Lalu Yesus melanjutkan perjalanan dan membangkitkan anak yang sudah mati. Apa yang dapat kita pelajari? Tuhan peduli kepada semua orang yang sedang berjuang. Baik perjuangan yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Ada jemaat yang datang hari ini sambil tersenyum, tetapi hatinya sedang menangis. Ada yang terlihat kuat, tetapi sebenarnya sedang lelah. Ada yang tetap melayani, tetapi diam-diam sedang bergumul. Ada yang masih bernyanyi memuji Tuhan, tetapi sedang memikirkan biaya sekolah anak. Tuhan mengetahui semuanya. Tidak ada air mata yang tersembunyi dari pandangan-Nya. Tidak ada doa yang luput dari pendengaran-Nya. Dan tidak ada pergumulan yang terlalu kecil bagi perhatian-Nya. Satu Rumah, Satu Perjuangan Jemaat yang dikasihi Tuhan, Tema hari ini bukan "Satu Rumah, Tanpa Masalah." Karena rumah tanpa masalah mungkin hanya ada di brosur perumahan. Tema kita adalah "Satu Rumah, Satu Perjuangan." Artinya kita berjalan bersama. Kalau ada yang jatuh, kita bantu bangun. Kalau ada yang sedih, kita hibur. Kalau ada yang kekurangan, kita tolong. Kalau ada yang berhasil, kita ikut bersyukur. Inilah semangat gereja mula-mula dan inilah yang harus terus hidup di tengah jemaat. Jangan sampai kita berada dalam satu gereja tetapi berjalan sendiri-sendiri. Jangan sampai kita duduk bersebelahan dalam ibadah tetapi tidak mengenal pergumulan saudara kita. Tuhan memanggil kita menjadi keluarga yang saling menopang. Penutup Jemaat yang dikasihi Tuhan, Hari ini Yesus mengingatkan kita melalui tiga peristiwa besar: Matius diterima. Perempuan yang sakit dipulihkan. Anak yang mati dibangkitkan. Semuanya menunjukkan bahwa kasih Tuhan selalu membuka pintu. Karena itu marilah kita menjadikan gereja sebagai rumah yang ramah, hangat, dan penuh belas kasih. Rumah yang menerima mereka yang sedang mencari jalan pulang. Rumah yang menguatkan mereka yang sedang berjuang. Rumah yang menghadirkan kasih Kristus bagi semua orang. Kiranya melalui hidup kita, dunia melihat bahwa di dalam Kristus kita adalah satu rumah dan satu perjuangan. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Khotbah GKJW Minggu, 8 Maret 2026 - Mengolah Emosi, Memulihkan Relasi - Yohanes 4:5-42 - Minggu Pra-Paskah III (Stola Ungu)All Garis Besar:
Nyanyian Ibadah Gereja: MENU UTAMA:Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, Kidung Pasamuan Jawi (KPJ)(1) Alkitab JAWA Prajanjian Lawas(1) Bacaan Alkitab GKJW 2026(1) Bacaan Leksionari GKJ 2025(8) Bacaan Leksionari GKJ 2026(12) Contoh Tata Ibadah GKJ(29) Kalender GKJ 2017(7) Kalender GKJ 2018(12) Kalender GKJ 2019(12) Kalender Liturgi GKJ 2023(12) Khotbah GKJ 2016(1) Khotbah GKJ 2025(21) Khotbah GKJ 2026(5) Khotbah GKJW 2026(7) Kidung Pasamuan Jawi (KPJ)(177) Kidung Pasamuwan Kristen (KPK)(8) Kidung Pasamuwan Kristen Anyar (KPKA)(345) Kidung Pasamuwan Kristen Lawas (KPKL)(171) Kidung Ria GKJW(33) Klasis Gereja Kristen Jawa (GKJ)(32) NA(1) Pembacaan Alkitab 2016(1) Renungan GKJ 2022(29) Renungan GKJ 2023(13) Renungan GKJ 2024(1) Renungan GKJW 2024(4) Tata Ibadah GKJ 2024(2) Tentang GKJ(3) xx(166) xxx(4) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Kalender Liturgi GKJ Juni 2023 Minggu, 26 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 26 Juni 2022 - II Raja-raja 2:1-2,6-14 - Minggu Biasa VIII Minggu ke-3 setelah Pentakosta (Hijau) Minggu, 19 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 19 Juni 2022 - I Raja-raja 19:1-4,(5-7),8-15a - Minggu Biasa VII Minggu ke-2 setelah Pentakosta (Hijau) Minggu, 12 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 12 Juni 2022 - Amsal 8:1-4,22-31 - Minggu Trinitas (Putih) Minggu, 5 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 5 Juni 2022 - Kisah Para Rasul 2:1-21 - Petakosta (Merah) Minggu, 15 Mei 2022 Renungan GKJ Minggu, 15 Mei 2022 - Saling Mengasihi - Kisah Para Rasul 11:1-18 - Minggu Paskah V (Putih) |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |