| gkj.lagu-gereja.com |
![]() |
Download MP3 Music Khotbah GKJ 2025 Minggu, 10 Agustus 2025 Khotbah GKJ Minggu, 10 Agustus 2025 -Iman Mengalahkan Kecemasan - Mazmur 33:12-22Minggu, 10 Agustus 2025 Minggu Biasa Bulan Kebangsan (Hijau atau Merah) Kejadian 15:1-6 Mazmur 33:12-22 Ibrani 11:1-3, 8-16 Lukas 12:32-40 Iman Mengalahkan Kecemasan Mazmur 33:12-22 33:12 Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri! 33:13 TUHAN memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia; 33:14 dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. 33:15 Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka. 33:16 Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan. 33:17 Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan. 33:18 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, 33:19 untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan. 33:20 Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita! 33:21 Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya. 33:22 Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. Penjelasan: Shalom, sedulur-sedulur sing kinasih! Kalau orang Jawa bilang, "Wong urip kuwi kudu iso nrimo, nanging yo kudu iso nyambut gawe." Artinya, kita ini harus menerima keadaan dengan ikhlas, tapi bukan berarti malas. Nah, masalahnya, kadang kita bilang “nrimo” tapi di dalam hati… was-was! Ibarat orang bilang, “Ya wis lah, sing penting pasrah.” Tapi pas malam mau tidur, malah nggak bisa tidur, mikir hutang, mikir harga beras naik, mikir anak sekolah, mikir cucu minta HP baru… waduh, malah kecemasan tambah numpuk. Nah, firman Tuhan di Mazmur 33:12-22 ini mau ngajari kita: kalau kita punya iman yang benar, kecemasan bisa dikalahkan. 1. Bangsa yang Diberkati (ayat 12-15) Ayat 12 bilang: “Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik pusaka-Nya!” Artinya apa? Kalau kita hidup bersama Tuhan, kita ini “warga negara surga” ada jaminan perlindungan. Ibaratnya, kita punya KTP khusus yang kalau di dunia ini namanya KTP Kerajaan Allah. Kalau di dunia, punya KTP belum tentu dijamin hidupnya aman. Tapi kalau punya “KTP surga”, Tuhan yang langsung jadi pelindung. Orang Jawa bilang, “Gusti ora sare.” Tuhan tidak tidur. Jadi, walaupun kita kadang panik, Tuhan tetap tenang mengawasi kita. Bahkan ayat 13-15 bilang Tuhan melihat semua manusia, tahu isi hati kita. Jadi jangan takut, kita nggak pernah sendirian. 2. Kecemasan itu Menipu (ayat 16-17) Mazmur ini bilang, raja yang kuat tidak diselamatkan oleh tentaranya, dan pahlawan tidak luput oleh kekuatannya sendiri. Bahasa Jawanya: “Sing jenenge urip kuwi ora mung gumantung karo kekuwatan dhewe.” Kadang kita cemas karena berpikir: “Kalau tabungan habis, gimana ya?” “Kalau nggak ada orang yang nolong, mati aku.” “Kalau penyakit ini nggak sembuh, habis sudah.” Padahal firman bilang, semua yang kita andalkan di dunia ini sifatnya terbatas. Mobil bisa rusak, uang bisa habis, badan bisa sakit. Tapi Tuhan? Dia nggak pernah habis kuasanya. Ibarat orang naik becak kalau becaknya bocor bannya, nggak usah panik, asal yang ngayuh (Tuhan) masih ada, kita tetap sampai tujuan. 3. Harapan yang Menguatkan (ayat 18-22) Ayat 18 bilang: “Sesungguhnya mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya.” Kuncinya di sini: Takut akan Tuhan + Berharap pada kasih setia-Nya = Kecemasan kalah. Takut akan Tuhan bukan berarti kita hidup tegang, tapi kita hidup menghormati Tuhan dan percaya Dia sanggup menolong. Kalau orang Jawa sering bilang, “Sing penting atine tentrem.” Nah, hati yang tentram itu datangnya dari iman, bukan dari situasi. Kita bisa tidur nyenyak walau masalah belum selesai, karena kita tahu “penyelesai masalah” kita sedang bekerja. Ilustrasi: Saya pernah dengar cerita orang Jawa di desa, tiap malam listrik sering mati. Waktu itu, ada anak kecil ketakutan gelap-gelapan. Bapaknya bilang: “Wis to, ndok. Gusti ngerti dalane, sanajan peteng.” Anaknya jawab: “Tapi aku ora ngerti, Pak…” Bapaknya tersenyum: “Yo, nek Gusti ngerti dalane, kowe tinggal manut wae.” Begitu juga hidup kita. Kadang jalannya gelap, kita nggak ngerti mau ke mana. Tapi kalau Tuhan tahu jalannya, kita cukup ikut Dia. Itu namanya iman. Kesimpulan: Dari Mazmur 33:12-22, kita belajar: Tuhan memperhatikan umat-Nya - jadi kita nggak pernah sendirian. Kekuatan dunia tidak bisa menyelamatkan kita - hanya Tuhan yang bisa. Harapan kepada Tuhan membuat hati kita tenang walau situasi belum berubah. Maka, sedulur-sedulur, kalau cemas datang, katakan dalam hati: “Imanku luwih gedhe tinimbang masalahku.” (Imanku lebih besar dari masalahku.) Penutup Doa Mari kita berdoa: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau tahu setiap kecemasan kami. Ajari kami untuk mengandalkan Engkau lebih dari apa pun di dunia ini. Beri kami hati yang tentram, iman yang kuat, dan sukacita yang tidak tergoncangkan. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.
Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Selanjutnya: Khotbah GKJW Minggu, 17 Agustus 2025 - Keutamaan Kristus dalam Hidup Membawa Kemerdekaan SejatiSebelum: Khotbah GKJ Minggu, 13 Juli 2025 - Kasih Bagi Sesama - Ulangan 30:9-14All Garis Besar:
Nyanyian Ibadah Gereja: MENU UTAMA:Lagu Koor Gereja, JB (Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, Kidung Ceria, NR, NR TORAJA, PKJ TORAJA, NKB TORAJA, NJNE, PENANIAN MASALLO', Pa'pudian, Mazmur Genewa, Nyanyian Jemaat GPM, LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan KKB, KPKL, KPKA, Kidung RIA GKJW, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Suplemen Buku Ende, MNR1 (Mazmur dan Nyanyian Buku 1), MNR2 (Mazmur dan Nyanyian Buku 2), Nafiri Rohani, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Lagu Perkantas, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Puji Syukur, Madah Bakti, Kidung Pasamuan Jawi (KPJ)(1) Alkitab JAWA Prajanjian Lawas(1) Bacaan Alkitab GKJW 2026(1) Bacaan Leksionari GKJ 2025(8) Bacaan Leksionari GKJ 2026(12) Contoh Tata Ibadah GKJ(29) Kalender GKJ 2017(7) Kalender GKJ 2018(12) Kalender GKJ 2019(12) Kalender Liturgi GKJ 2023(12) Khotbah GKJ 2016(1) Khotbah GKJ 2025(21) Khotbah GKJ 2026(5) Khotbah GKJW 2026(7) Kidung Pasamuwan Kristen (KPK)(8) Kidung Pasamuwan Kristen Anyar (KPKA)(345) Kidung Pasamuwan Kristen Lawas (KPKL)(171) Kidung Ria GKJW(33) Klasis Gereja Kristen Jawa (GKJ)(32) NA(1) Pembacaan Alkitab 2016(1) Renungan GKJ 2022(29) Renungan GKJ 2023(13) Renungan GKJ 2024(1) Renungan GKJW 2024(4) Renungan GKJW 2026(3) Tata Ibadah GKJ 2024(2) Tentang GKJ(3) xxx(4) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Kalender Liturgi GKJ September 2023 Minggu, 26 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 26 Juni 2022 - II Raja-raja 2:1-2,6-14 - Minggu Biasa VIII Minggu ke-3 setelah Pentakosta (Hijau) Minggu, 19 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 19 Juni 2022 - I Raja-raja 19:1-4,(5-7),8-15a - Minggu Biasa VII Minggu ke-2 setelah Pentakosta (Hijau) Minggu, 12 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 12 Juni 2022 - Amsal 8:1-4,22-31 - Minggu Trinitas (Putih) Minggu, 5 Juni 2022 Renungan GKJ Minggu, 5 Juni 2022 - Kisah Para Rasul 2:1-21 - Petakosta (Merah) Minggu, 15 Mei 2022 Renungan GKJ Minggu, 15 Mei 2022 - Saling Mengasihi - Kisah Para Rasul 11:1-18 - Minggu Paskah V (Putih) |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagu-gereja.com © 2012 . All Rights Reserved. |