gkj.lagu-gereja.com      
View : 505 kali
Download MP3 Music
Minggu, 6 Juli 2025
Minggu Biasa (Hijau)    Yesaya 66:10-14    Mazmur 66:1-9    Galatia 6:(1-6), 7-16    Lukas 10:1-11, 16-20    Lakukan Dengan Kesungguhan


(Yesaya 66:10-14)
66:10 Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! 66:11 supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas. 66:12 Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan. 66:13 Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem. 66:14 Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya. 

Penjelasan:
Wong Jawa dan Kebiasaan "Nanti Dulu"
Bapak-Ibu sedoyo,
Orang Jawa itu terkenal ramah, sabar, lembut…

TAPI juga terkenal satu hal lagi: suka menunda!
    “Mbah, kapan ke gereja?”

    “Sesuk ae, Saiki iseh nyiram lombok.” 🌶️

    “Bu, kapan pelayanan?”

    “Kulo ngersakaken, tapi nunggu cucian rampung sek.” 


Padahal Yesaya bilang di ayat 14:
"Kamu akan melihatnya dan hatimu akan bersukacita!"

Lha piye iso bungah, nek sedina muput cuma rebahan, nonton sinetron, sambil makan peyek?

Jerusalem Sebagai Simbol Kasih Tuhan
Yesaya 66 ngomong soal Yerusalem yang jadi sumber penghiburan, tempat kita bisa menyusu, kenyang, dan merasa puas-kaya bayi ketemu ibuknya!
   “Kowe ndang nyedhak karo Tuhan,

    nanti kowe iso ‘nyusu rohani’ nganti wareg lan tentrem.”


Masalahnya, banyak wong Kristen zaman saiki cuma "ngicipi", bukan nyusu.

    Firman Tuhan?
    - "Sak cuil wae, sing penting ngerti topik khutbah."


    Pelayanan?
    - "Sing penting absen teko, pelayanan nomer piro."


Padahal Tuhan pengin kita lakukan dengan sungguh-sungguh, bukan setengah hati, apalagi setengah sadar!  


Kenapa Harus Sungguh-Sungguh?
Yesaya bilang, kalau kita ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh:
    Kita bakal dipuaskan (ayat 11)

    Kita bakal dikasihi seperti ibu mengasihi anak (ayat 13)

    Kita bakal tenang dan kuat seperti sungai sejuk di musim kemarau (ayat 12)


Lha, sapa sih sing ora pengin tenang dan kuat?

Tapi kadang kita penginnya hasil sungguh-sungguh, tapi usaha setengah hati.
    Kayak pengin jadi kurus, tapi tiap sore jajan cilok sambil ngopi susu.

    Pengin punya damai, tapi nggak pernah doa, malah doanya titip ke pendeta. 😄


Contoh Wong Jawa yang Sungguh-Sungguh
Bapak Ibu, wong Jawa kalau sudah sungguh-sungguh, itu luar biasa!

Contoh:
    Kalau tanam lombok, dijaga siang malam, disemprot, disayang kayak anak sendiri.

    Kalau masak sayur lodeh, bumbunya lengkap-sampai daun salam tak lupa.

    Tapi... pelayanan?

    -  “Pak, minggu ini bisa ya?”

    -  “Eh... mmmm... nggeh, niki cek pasrah mawon...” (wajahnya nggak yakin)


Nah! Saatnya dibalik: yang untuk Tuhan, harus lebih sungguh dari pada urusan dapur!


Penutup : Maju Dengan Hati yang Sungguh-Sungguh
Yesaya 66 itu undangan Tuhan untuk datang, disegarkan, dan disayang seperti anak bayi yang lagi digendong ibunya.

Kalau kita lakukan semua dengan kesungguhan - doa, pelayanan, hidup benar - Tuhan kasih sukacita, damai, dan kekuatan baru.

Mari kita tinggalkan sikap:
    “Sak karepe”

    “Ngikut arus”

    “Sing penting melu-melu”

Dan ganti dengan:
    “Aku mau melayani dengan hati”

    “Aku mau ikut Tuhan dengan sungguh-sungguh”

    “Aku ora setengah hati, tapi segenep jiwo!”


Akhir kata, Bapak-Ibu…

Kalau makan pecel lele aja kita sungguh-sungguh sampai tandas,

masak ngikut Tuhan setengah hati? 😄

Ayo… mulai minggu ini: ikut Tuhan dengan semangat, senyum, dan kesungguhan!

Amin!

















Selanjutnya:

Khotbah GKJ Minggu, 13 Juli 2025 - Kasih Bagi Sesama - Ulangan 30:9-14


Sebelum:

Khotbah GKJ Minggu, 29 Juni 2025 - Panggilan yang Tak Bisa Ditolak: Dari Sawah ke Surga! (Estafet Pelayanan) - I Raja-raja 19:15-21




All Garis Besar:
MENU UTAMA:
Kidung Pasamuan Jawi (KPJ)(1)
Alkitab JAWA Prajanjian Lawas(1)
Bacaan Alkitab GKJW 2026(1)
Bacaan Leksionari GKJ 2025(8)
Bacaan Leksionari GKJ 2026(12)
Contoh Tata Ibadah GKJ(29)
Kalender GKJ 2017(7)
Kalender GKJ 2018(12)
Kalender GKJ 2019(12)
Kalender Liturgi GKJ 2023(12)
Khotbah GKJ 2016(1)
Khotbah GKJ 2025(21)
Khotbah GKJ 2026(5)
Khotbah GKJW 2026(7)
Kidung Pasamuwan Kristen (KPK)(8)
Kidung Pasamuwan Kristen Anyar (KPKA)(345)
Kidung Pasamuwan Kristen Lawas (KPKL)(171)
Kidung Ria GKJW(33)
Klasis Gereja Kristen Jawa (GKJ)(32)
NA(1)
Pembacaan Alkitab 2016(1)
Renungan GKJ 2022(29)
Renungan GKJ 2023(13)
Renungan GKJ 2024(1)
Renungan GKJW 2024(4)
Renungan GKJW 2026(3)
Tata Ibadah GKJ 2024(2)
Tentang GKJ(3)
xxx(4)

Arsip Khotbah GKJ 2025..


Register   Login  


Kalender Liturgi GKJ September 2023


Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de